Langsung ke Konten
Kembali ke Seri Wahyu
01 WAHYU 9

Episode 1: Sangkakala yang Kelima

Seri Pengajaran Wahyu

Materi Pengajaran

Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.

Bagikan

Sebelum mulai wahyu ke 9 kita mau ingat lagi tentang wahyu 8 yaitu pembukaan peniupan sangkakala 1-4 dimana bencana yang terjadi merusak alam dan benda benda langit, dan kerusakan itu begitu dahsyat. Tapi di wahyu 9 ini masih ada 3 sangkakala lagi yang akan ditiup dan bencana yang datang akan menyerang  manusia. 

Wahyu 9:1-2 (TB) Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu. 

Ada malaikat yang jatuh dari langit ke bumi, bintang jatuh ini seperti juga yang tertulis di yesaya 14:12 

Yesaya 14:12 (TB) "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! 

Dan kepada bintang yang jatuh ini artinya kepada malaikat yang telah jatuh ini diberikan anak kunci lobang kurang maut. Bisa dibayangkan saat iblis diberi kuasa untuk menyiksa manusia pasti sangat bersemangat. Maka dia membuka pintu lobang jurang maut, lalu naiklah asap tanur yang besar, ini bukan seperti asap biasa tapi asap tanur yang sangat besar sampai matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap itu. Seram sekali. 

Wahyu 9:3 (TB)  Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi. 

Dan dari asap yang besar dan hitam pekat tadi berkeluaranlah belalang belalang, pasti dengan jumlah yang luar biasa banyak dan belalang itu memilki kuasa seperti kalajengking. Kita lihat berjuta juta belalang dimana mana saja kita sudah ngeri, ini seperti tulah di Mesir 

Keluaran 10:14 (TB) Datanglah belalang meliputi seluruh tanah Mesir dan hinggap di seluruh daerah Mesir, sangat banyak; sebelum itu tidak pernah ada belalang yang demikian banyaknya dan sesudah itu pun tidak akan terjadi lagi yang demikian.  

Kalo di Mesir belalangnya tidak punya kuasa seperti kalajengking, tapi di masa kesusahan besar nanti yang datang belalang yang bisanya seperti kalakengking, kita sering melihat belalang tapi jarang melihat kalajengking, biasanya dia bersembunyi dibalik bebatuan. 

Wahyu 9:4-6 (TB)  Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Elohim di dahinya. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia. Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka. 

Dan mereka diberi pesan tidak boleh merusak tumbuhan atau pohon tapi memang didatangkan untuk menyiksa manusia yang tidak ada meterai Elohim didahinya selama 5 bulan lamanya. Jadi yang tidak digigit hanyalah orang orang yang sudah dimeteraikan Elohim. Karna sakitnya siksaan dari gigitan belalang berbisa kalajengking manusia sangat tidak tahan dan ingin mencari mati, tapi maut tidak mendatangi mereka karna memang mau disiksa. Semengerikan itu. 

 Wahyu 9:7-10 (TB)  Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia, dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,  dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan. Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya. 

Membaca ciri cirinya saja sudah mengerikan, belum dahsyatnya bisa mereka, belum banyaknya jumlah mereka, silahkan bayangkan sendiri. Belalang yang muncul dari asap hitam itu bisa jadi sengaja diciptakan sebagai senjata perang untuk membunuh manusia, dan pemimpin mereka adalah malaikat jurang maut, namanya Abadon atau Apolion yang berarti kehancuran. 

Wahyu 9:11-12 (TB)  Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion. Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi. 

Celaka pertama yang sangat mengerikan sudah lewat, mari kita lihat dua celaka lagi yang akan menyusul. 

 

Selesai Membaca

WAHYU 9

Episode Lainnya

Pelajari • Renungkan • Hidupi

Kiranya setiap pengajaran membawa kita semakin memahami kebenaran firman dan maksud Bapa Yahweh.